Tersangka Kasus Suap ATF, Tidak ada kaitannya dengan posisinya sebagai Mantan Anggota Bawaslu

Moch. Dimyati

Jakarta –  Ketua Badan Pengawasa Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta Utara Moch. Dimyati menyampaikan, bahwa penetapan ATF sebagai tersangka dugaan kasus suap yang sedang dihadapinya tidak ada kaitannya dengan image beliau sebagai mantan Anggota Bawaslu.

“Beliau, itu  sudah purna dari Bawaslu dan sudah tidak ada keterkaitan lagi dengan bawaslu. Lagi pula beliau sudah purna dari tahun 2012 dan ini sudah cukup lama sudah tidak ada kaitannya dengan Bawaslu” ungkapnya.

Diketahui bahwa ATF terlibat dalam kasus lobby untuk memenangkan salah satu caleg yang akan mendapatkan kursi melalui jalur Pergantian Antar Waktu (PAW) di Sumsel.

Sementara, Ketua Bawaslu RI Abhan menegaskan, penetapan ATF sebagai tersangka dugaan kasus korupsi tidak berkaitan dengan posisinya sebagai mantan Anggota Bawaslu periode 2008 – 2012.

“Penetapan ATF sebagai tersangka tidak ada kaitannya dengan posisinya saat menjabat sebagai Anggota Bawaslu periode 2008- 2012,” kata Abhan di Gedung Bawaslu, Jumat (10/1/2019).

Abhan menegaskan setelah selesai menjabat sebagai anggota Bawaslu, ATF bergabung menjadi aktivis partai politik.

Dia menyatakan, posisi terakhir ATF pada Pemilu 2019 bertarung sebagai calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan daerah pilihan (dapil) Provinsi Jambi yang bersaing dengan 108 caleg lainnya. “Yang kami ketahui beliau adalah caleg DPR RI dapil Provinsi Jambi. Sekali lagi kami tegaskan tidak ada kaitannya dengan Bawaslu RI,” tegas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *