Kolaborasi Lintas Sektor, Bawaslu Jakarta Utara Kunjungi PMI Jakarta Utara Perkuat Sinergi Program Jumat Sehati
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu Kota Jakarta Utara - Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan audiensi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Administrasi Jakarta Utara di Kantor PMI Jakarta Utara, Senin (3/8/2026), sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam bidang kesehatan, kemanusiaan, dan penguatan nilai-nilai sosial melalui Program Jumat Sehati (Jumat Menjaga Tubuh Sehat, Hati Kuat, Iman).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawsalu Kota Jakarta Utara Johan Bahdi menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesepahaman antara Bawaslu dan PMI dalam menyukseskan Program Jumat Sehati, yaitu program kesehatan dan humanis yang tengah digiatkan oleh Bawaslu.
"Program Jumat Sehati adalah program kesehatan yang sedang digiatkan oleh Bawaslu RI dan dilaksanakan oleh Bawaslu di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten," ujar Johan. Melalui program ini, Bawaslu Jakarta Utara berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan kesiapsiagaan kesehatan seluruh jajaran pengawas pemilu.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Bawaslu Jakarta Utara dan PMI Jakarta Utara dalam penyelenggaraan kegiatan sosial berupa donor darah yang akan diintegrasikan ke dalam rangkaian Program Jumat Sehati. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana menjaga kesehatan jasmani pegawai, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari budaya kerja yang berintegritas.
Bagi Bawaslu, penguatan integritas tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pengawasan kepemiluan, tetapi juga melalui pembangunan karakter aparatur yang sehat, peduli, dan memiliki kepedulian sosial. Oleh karena itu, sinergi dengan PMI menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan Bawaslu.
Dalam audiensi tersebut juga ditegaskan bahwa kolaborasi yang akan dibangun bersama PMI Jakarta Utara murni berorientasi pada kegiatan sosial dan kemanusiaan. Seluruh pelaksanaan kegiatan donor darah maupun program kolaboratif lainnya akan dilaksanakan secara profesional, independen, serta terlepas dari agenda maupun kepentingan politik, sejalan dengan prinsip netralitas yang dijunjung tinggi oleh PMI dan Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara pengawasan pemilu.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menyambut positif inisiatif Bawaslu dan menjelaskan teknis pelaksanaan kegiatan donor darah. "Silakan mengadakan kegiatan donor darah. Kuota minimal adalah 75 orang peserta, dan harus memiliki ruangan ber-AC," jelas Rijal.
Rijal menambahkan, apabila kuota minimal belum terpenuhi, kegiatan donor darah tetap dapat dilakukan langsung di Markas PMI Jakarta Utara.
Melalui sinergi ini, Bawaslu Jakarta Utara berharap dapat memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Editor : Humas Bawaslu Kota Adm. Jakarta Utara
Penulis : Alvi M
Foto : Cahsa