Bawaslu Jakarta Utara Adakan Diskusi Bersama Komunitas Aktivis Jakarta Utara
|
Bawaslu Kota Jakarta Utara, menyelenggarakan Diskusi Publik melalui Gelar Tikar Refleksi Pemilu 2019: Meneropong Demokrasi Dari Sudut Muda, Rabu 18 September 2019 di Kantor Bawaslu Jakarta Utara. Hadir sebagai narasumber Ketua KOMJU Apek Saiman dan Ketua Bawaslu Jakarta Utara Moch. Dimyati.
Ketua Bawaslu Jakarta Utara mengatakan bahwa acara ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab dan pasrtisipasi serta kepedulian dari Bawaslu Jakarta Utara sebagai bagian dari Penyelenggara Pemilu untuk membahas secara komprehensif mengenai Pemilu 2019 lalu.
"Pasca perhelatan akbar pesta demokrasi negeri ini, ada beberapa point yang harus di perhatikan. Pertama, mulai merajut kembali silaturahmi dan hubungan sosial pasca pemilu satu sama lain. yang kedua harus dikaji secara komprehensif, kritis, rasional, dan konstruktif tentang demokrasi yang terwujud saat rakyat terlibat aktif dalam perhelatan pemilu serentak. Bawaslu Jakarta Utara sebagai pengawas pemilu mengajak publik untuk ikut berpartisipasi dan berperan aktif melalui diskusi publik ini," ungkap Dimyati.
Ketua Bawaslu sekaligus kordiv pengawasan ini mengatakan ada tiga isu strategis yang harus bisa dijelaskan oleh Bawaslu sebagai pengawas pemilu sehingga publik paham. Yaitu, Ruang Komunikasi untuk menyalurkan aspirasi, kesiapan regulasi, dan skema pembiayaan.
"Jangan sampai pesta demokrasi ini memperpuruk kondisi negara akibat tingginya biaya pemilu misalnya atau akibat perencanaan yang asal-asalan. Padahal kita punya peluang pada hal-hal lain yang seharusnya bisa kita kejar seperti bonus demografi, jangan sampai di era saat ini adanya keterbatasan ruang komunikasi untuk menyalurkan aspirasi perihal kepemiluan. Intinya harus matang betul dan komprehensif dari perspektif politik, ekonomi, tata negara, sosial, pertahanan keamanan dan lain-lain," katanya.
Apek Saiman mengatakan bahwa diskusi publik ini harus terus dilakukan oleh Bawaslu untuk mensosialisasikan konsep dan jati diri pengawas pemilu serta sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Bawaslu terhadap Demokrasi Bangsa.
"Kami sangat mengapresiasi Bawaslu Jakarta Utara atas kinerjanya selama ini. Di tatanan masyarakat, komitmen Bawaslu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Kontribusinya untuk memajukan Demokrasi di Jakarta Utara ini. Terbukti bahwa bawaslu sebagai pengawas pemilu pun ikut di awasi oleh masyarakat. Ini salah satu tolak ukur komitmen Bawaslu dalam mewujudkan demokrasi maju di Jakarta Utara" tegasnya.
Komju sendiri, lanjut Apek, telah ikut melakukan pengawasan dalam pemilu 2019 lalu di Jakarta Utara.
Penulis : Fatwa Banu Alkaf
Editor : mm