Bawaslu Jakarta Utara dan Karang Taruna Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pemilu melalui Penandatanganan MoU
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilu Kota Jakarta Utara - Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara memperkuat kolaborasi dengan Karang Taruna se-Jakarta Utara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (7/10/2026).
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan di tingkat wilayah, khususnya dalam mendorong partisipasi masyarakat pada pengawasan Pemilu. Karang Taruna sebagai wadah generasi muda di tengah masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses Pemilu.
Johan Bahdi P.MS Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat hanya mengandalkan jajaran penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pengawasan Pemilu merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan Karang Taruna, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya pengawasan partisipatif dan ikut menjaga proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Johan.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat kelurahan. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan dalam membangun kesadaran bersama untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran Pemilu, sekaligus menangkal informasi yang dapat mengganggu kualitas demokrasi.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan politik dan demokrasi bagi masyarakat, terutama generasi muda. Bawaslu Jakarta Utara mendorong agar ruang-ruang kepemudaan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menyampaikan informasi kepemiluan yang benar, mengedukasi masyarakat mengenai hak dan kewajibannya, serta mendorong keberanian masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Bawaslu Jakarta Utara berharap sinergi dengan Karang Taruna dapat terus berkembang menjadi kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan. Tidak hanya menjelang tahapan Pemilu, tetapi juga dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di tengah masyarakat.
“Kami ingin pengawasan partisipatif menjadi gerakan bersama. Ketika masyarakat, khususnya generasi muda, turut mengambil peran, maka demokrasi akan semakin kuat dan Pemilu dapat berlangsung dengan lebih berintegritas,” pungkas Johan.
Editor : Humas Bawaslu Kota Adm. Jakarta Utara
Penulis dan Foto : Alvi M