Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Jakarta Utara Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026

Pelaksanaan P2P

Jakarta, Bawaslu Kota Jakarta Utara - Bawaslu Kota Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu yang Bermartabat”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat serta memperkuat peran pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

Bawaslu Kota Jakarta Utara berperan sebagai fasilitator sekaligus penyedia tempat pelaksanaan kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Bawaslu Kota Jakarta Utara, serta 25 peserta yang telah mengikuti rangkaian pembelajaran daring pada tanggal 24 Juni 2026 dan luring di Kantor Bawaslu Kota Jakarta Utara pada tanggal 25 Juni 2026.

Pada sesi daring, peserta mengikuti berbagai tahapan pembelajaran, mulai dari mengakses video materi yang telah disiapkan, mengerjakan pretest untuk mengukur pemahaman awal, hingga menyusun catatan kritis sebagai bentuk refleksi dan analisis terhadap materi yang dipelajari. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong peserta agar aktif, kritis, dan mampu memahami peran strategis masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas.

Pada pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) secara luring, kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Bapak Munandar Nugraha. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap demokrasi, tetapi juga kontribusi nyata dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan bermartabat.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembahasan catatan kritis yang telah disusun peserta selama proses pembelajaran daring. Bersama para pemateri dari seluruh Pimpinan Bawaslu Kota Jakarta Utara mereview pembelajaran daring dengan dilanjutkan bersama peserta mendiskusikan berbagai isu kepemiluan, tantangan pengawasan, serta peluang penguatan partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

Selain itu, peserta juga menyusun rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif dan dilanjutkan dengan mengerjakan Post Test, hasil dari pembelajaran daring dan luring. Suasana pembelajaran semakin interaktif melalui sesi games dan ice breaking yang membangun semangat kolaborasi, komunikasi, dan kerja sama antar peserta.

Tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu yang Bermartabat” menjadi semangat yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Melalui tema tersebut, peserta didorong untuk tidak hanya memahami konsep pengawasan partisipatif, tetapi juga mampu mengambil peran aktif sebagai agen penggerak demokrasi di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ditutup oleh Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Bapak Benny Sabdo. Dalam arahannya, ia mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Ia berharap para peserta dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam memperluas gerakan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

"Pengawasan partisipatif bukan hanya tentang mengawasi, tetapi tentang membangun kesadaran bersama untuk menjaga integritas demokrasi. Ketika masyarakat berfungsi dan bergerak bersama, maka cita-cita mewujudkan pemilu yang bermartabat akan semakin dekat," ujarnya.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta bersama Bawaslu Kota Jakarta Utara berkomitmen untuk terus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Editor : Humas Bawaslu Kota Adm. Jakarta Utara
Penulis dan Foto : Alvi M