Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Hari Pencoblosan, Bawaslu Jakarta Utara Rapatkan Barisan Dalam Giat Penguatan Kapasitas Kelembagaan

Penguatan Kapasitas Kelembagaan

Bawaslu Jakarta Utara Gelar Penguatan Kapasitas Kelembagaan: Dalam Rangka Strategi Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara, pada hari Rabu s.d Kamis (20 s.d 21 November 2024), di Hotel Grand Dafam Jakarta Utara. 

Jakarta, Bawaslu Jakarta Utara - Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024, yang meliputi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara mengadakan kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan, dengan tema "Dalam Rangka Strategi Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara" yang diselenggarakan pada hari Rabu s.d Kamis (20 s.d 21 November 2024), di Hotel Grand Dafam Jakarta Utara. 

“Dalam rangka penguatan strategi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara. Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Bawaslu Jakarta Utara dalam menghadapi Pilkada DKI Jakarta,” kata Anggota Bawaslu Jakarta Utara Nur Hamidah dalam sambutannya.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri seluruh Panwascam se-Jakarta Utara yang merupakan implementasi dari arahan Bawaslu RI untuk mengadakan kegiatan penguatan strategi pengawasan Pilkada Jakarta agar lebih siap dalam menghadapi segala bentuk aduan pelanggaran untuk terciptanya Pilkada yang berintegritas.

“Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran di Bawaslu sampai tingkat kecamatan, yang artinya kita saling bahu-membahu untuk menciptakan pemilu yang berintegritas, adil dan transparan serta jauh dari kecuarangan. Teman-teman semua harus serius mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena ini penting menjadi bekal kita semua dalam mengahadapi Pilkada,” tutur Hamidah.

Pada kegiatan ini, Ketua Bawaslu Jakarta Utara Johan Bahdi membuka kegiatan ini menyampaikan pesan yang sangat mendalam kepada seluruh perangkat Bawaslu agar lebih bekerja keras untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada.

“Saya Himbau untuk seluruh PTPS, Panwascam untuk melakukan patroli 24 jam demi terciptanya kondusifitas serta meminimalisir serangan Fajar yang sudah menjadi kebiasaan di setiap pesta demokrasi sehingga harus diberantas,” terang Johan.

Johan juga mengecam bahwa jangan sampai petugas PTPS, Panwascam dan seluruh stakholder terkait untuk tidak bermain mata dengan melakukan pelanggaran-pelanggaran Pemilu. Karena hal itu bentuk pengmengkhianati UU.

“BAWASLU jangan main mata awas!!” tutup Johan yang disambut  disambut tepuk tangan yang meriah dari para peserta.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa media dan organisasi kemasyarakatan yang merupakan bentuk komitmen Bawaslu Kota Jakarta Utara untuk melibatkan semua pihak dalam menciptakan Pilkada yang berintegritas.

Editor : Humas Bawaslu Kota Adm. Jakarta Utara
Penulis dan Foto : Alvi M