Utara Membumi/Bawaslu Jakarta Utara Membahas Isu Pemilu Sesi 1
|
Jakarta, Bawaslu Jakarta Utara - Bawaslu Kota Jakarta Utara menyelenggarakan Utara Membumi/Bawaslu JakartaUtaraMembahas Isu Pemilu “Rekam Jejak Pengawasan Pemilu Tahun 2024 danPersiapanPengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan” melalui Zoom Meeting yang dilaksanakan pada hari Senin (30/6).
Giat ini dibuka dan arahan langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo, serta menghadirkan narasumber disampaikan oleh Tarsisius Teren Utomo sebagai Pegiat Pemilu.
“Dengan adanya kegiatan Diskusi ini, Bawaslu optimis bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih dapat dilakukan secara akurat dan tepat waktu. Hal ini diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Pilkada yang demokratis dan berintegritas. Pengawasan difokuskan pada validitas data kependudukan, potensi pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, serta perlindungan hak pilih kelompok rentan.” ujar Benny Sabdo dalam beri sambutan.
Dalam kegiatan bertajuk Utara Membumi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Jakarta Utara secara daring melalui Zoom, Tarsisius Teren Utomo, SH—advokat sekaligus Founder ART & Partners—menyampaikan paparan mendalam mengenai rekam jejak pengawasan Pemilu serta persiapan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
Tarsisius mengawali paparannya dengan membedah perbedaan mendasar antara penyelenggaraan Pemilu dari tahun ke tahun, terutama pasca disahkannya UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang menghadirkan model Pemilu serentak sebagai amanat konstitusional dari Mahkamah Konstitusi. Serentaknya Pemilu membawa konsekuensi yuridis dan teknis, termasuk penyesuaian regulasi, konversi suara ke kursi (menggunakan metode Sainte Lague Murni), dan penataan ulang peran penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu.
Paparan kemudian beralih pada urgensi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam PKPU No. 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran Bawaslu No. 29 Tahun 2025. Ia menekankan bahwa penyusunan data pemilih yang valid dan akuntabel menjadi fondasi utama kualitas Pemilu. Tarsisius mengapresiasi langkah-langkah Bawaslu Jakarta Utara yang aktif mengoordinasikan pengawasan dengan instansi vertikal dan horizontal, seperti Dukcapil, Polres, Kodim, hingga tingkat RT/RW. Hal ini penting untuk memverifikasi data pemilih secara menyeluruh, mencoret data tidak memenuhi syarat, dan menambahkan pemilih baru berdasarkan kategori yang ditetapkan.
Tarsisius menutup paparannya dengan pesan reflektif, "Pengawas Pemilu harus punya daya tahan dan daya pikat dalam menjalankan tugasnya. Hidup yang tidak dipertarungkan tidak akan dimenangkan. Selamat berjuang dan bertugas, kawan-kawan,"
Pada giat ini dihadiri sebanyak 72 peserta yang berasal dari rekan-rekan Bawaslu se-Indonesia, serta giat ini sebagai wadah efektif untuk berdiskusi untuk penguatan kapasitas sebagai pengawas pada masa non tahapan dan nantinya akan berkelanjutan.
Editor : Humas Bawaslu Kota Adm. Jakarta Utara
Penulis dan Foto : AM